WORKSHOP SOSIALISASI KAJIAN KERENTANAN MATA AIR (KKMA)

Malang, 22 Mei 2018

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kota Malang, Bapak Erik Setyo Santoso, ST., MT. memberikan sambutan dan membuka acara Workshop Sosialisasi Kajian Kerentanan Mata Air (KKMA) Kota Malang yang diprakarsai oleh USAID-IUWASH Plus bertempat di Hotel Aria.

Turut hadir dalam forum tersebut PDAM serta OPD-OPD terkait baik dari Kota Batu maupun Kota Malang yang menangani permasalahan mata air. Dalam sambutannya, Kepala Barenlitbang Kota Malang mengatakan jika percepatan pembangunan sektor air minum pastinya menjadi pembangunan prioritas oleh pemerintah kota dan kabupaten, karena pembangunan sektor air minum merupakan kebutuhan wajib setiap masyarakat.

Sebagaimana diketahui, saat ini cakupan air minum di Kota Malang berdasarkan data terakhir PDAM Kota Malang per Desember tahun 2017 jumlah pelanggan PDAM mencapai 156,216 sambungan rumah dan data yang dilayani oleh Himpunan Pengguna Air Minum atau HIPPAM adalah 9,946 sambungan rumah. Secara prosentase jumlah masyarakat yang terlayani sudah mencapai 93%, Pemerintah Kota Malang optimis target 100% layanan air minum yang menjadi mandat program Nasional Universal akses tahun 2019 dapat tercapai.

Pencapaian Universal akes 100 – 0 – 100  pada tahun 2019 merupakan konsep pembangunan yang diinisiasi oleh pemerintah pusat dan harus dicapai,  karena telah ditetapkan pada RPJMN 2015 – 2019 pada pembangunan sektor air minum dan sanitasi. Namun kondisi tersebut masih banyak hal yang perlu difikirkan secara serius, terus menerus untuk pencapaiannya.

Kebutuhan air minum dan air bersih terus meningkat seiring dengan bertambahnya populasi penduduk baik di Kota Malang maupun di kawasan Malang Raya sehingga perlu dilakukan kajian-kajian untuk meningkatkan pemberdayaan sumber mata air yang ada demi kesejahteraan masyarakat.