KOTA MALANG, NOMINATOR KOTA INOVATIF DALAM INNOVATIVE GOVERNMENT AWARD (IGA) 2018

Kota Malang sebagai Trend Setter Inovasi Daerah seperti diungkapkan salah satu tim juri IGA dari LIPI dan LAN, menanggapi paparan Walikota Malang Drs H. Sutiaji di Forum Penilaian IGA 2018 yang diprakarsai oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Dari mulai Bank Sampah Malang hingga munculnya kampung tematik seperti kampung warna warni, mampu menjadi magnet yang diikuti daerah lainnya. Bahkan Kota Malang diberikan tantangan untuk membuat trend inovasi baru. Inovasi-inovasi baru sudah dilakukan diantaranya melalui Lomba Inovasi Teknologi Kota Malang yang diadakan setiap tahunnya.

Selain itu, melalui Lelang Kinerja yang akan menuntut Pimpinan Perangkat Daerah untuk berpikir dan bertindak kreatif dan inovatif.

Dengan didampingi Sekretaris Daerah Kota Malang Drs.Wasto, SH, MH dan Kabag Humas Widianto, Kabid Litbang Barenlitbang Dra. Rukayah, M.Si dan tim, Walikota Malang diundang Kemendagri untuk paparan, setelah melalui proses verifikasi dan visite ke kota malang pada tanggal 19 Nopember 2018 lalu, dan ditetapkan dalam 10 (nominator) kota sangat inovatif.

Seperti diinfokan Drs. Safrizal ZA, M.Si, Kapus Inovasi Kemendagri, ada 5 Provinsi, 10 kota, 10 kabupaten dan 2 Daerah Tertinggal yang dinilai inovasi daerahnya sangat inovatif. Kota Malang mendaftarkan 138 inovasi daerah, dan ada 6 enam yang secara khusus dilihat progresnya, diantaranya terkait layanan kependudukan GAMPIL, layanan PDAM TWUIN, layanan Puskesmas Brexit, Layanan kelurahan SINGO, layanan Tata Ruang SIPETARUNG dan Kampung Tematik.

Leave a comment